Monday, April 28, 2014

Hasil Wawancara Seputar Permasalahan yang Ada di Indonesia: Ekonomi dan Pekerjaan

I. Pendahuluan

Dalam masa pemilihan calon pemimpin baru Republik Indonesia yang baru-baru ini dilaksanakan, saya mengadakan wawancara mengenai permasalahan yang ada di Indonesia dengan bagaimana pemimpin yang cocok untuk menyelesaikannya.

II. Permasalahan Ekonomi dan Pekerjaan di Indonesia

Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi.

Jumlah pengangguran biasanya seiring dengan pertambahan jumlah penduduk serta tidak didukung oleh tersedianya lapangan kerja baru atau keengganan untuk menciptakan lapangan kerja (minimal) untuk dirinya sendiri atau memang tidak memungkinkan untuk mendapatkan lapangan kerja atau tidak memungkinkan untuk menciptakan lapangan kerja. Sebenarnya, kalau seseorang menciptakan lapangan kerja, menciptakan lapangan kerja (minimal) untuk diri sendiri akan berdampak positif untuk orang lain juga, misalnya dari sebagian hasil yang diperoleh dapat digunakan untuk membantu orang lain walau sedikit saja.

III. Hasil Wawancara
Berikut adalah pertanyaan-pertanyaan dari kami kepada mereka soal permasalahan di atas.

1.      Bagaiman pendapat anda dengan keadaan perekonomian di Indonesia saat ini?
2.      Apa penyebab tersendatnya laju perekonomian di Indonesia?
3.      Apa dampak dari ekonomi Indonesia yang rendah bagi masyarakat?
4.      Upaya apa yang dapat dilakukan untuk meningkatkan perekonomian du Indonesia?
5.      Menurut anda upaya apa untuk mengurangi agka pengangguran di Indonesia?
6.      Bagaimana hubungan antara perekonomian dan pengangguran?
7.      Pemimpin yang seperti apa yang dapat mengatasi masalah ekonomi dan rendah dari pengangguran?
8.      Siapakah yang pantas untuk menjabat di tahun sekarang?


Dan berikut adalah jawaban dari beberapa narasumber:

Nama : Erna
Pekerjaan : Wiraswasta

1.  
Jawab :

1.      Sangat memperihatinkan karena perekonomian di Indonesia tidak stabil yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin.
2.      Semakin maraknya korupsi di Indonesia.
3.      Semakin banyak orang yang tidak dapat membeli kebutuhan pokok, tidak dapat menyekolahkan anak.
4.      Menstabilkan nilai rupiah, meningkatkan lapangan kerja.
5.      Memperbanyak lapangan kerja.
6.      Rendahnya perekonomian menyebabkan lapangan kerja yang rendah dan semakin banyak pengangguran.
7.      Pemimpin yang tegas, bijaksana, bertanggung jawab.
8.      Membingungkan dan rahasia.

Nama: shandy
Pekerjaan: mahasiswa

1. Menurut saya, keadaan perekonomian di indonesia sudah lebih baik. Terlihat dari bukti bahwa adanya peningkatan orang berpendapatan lebih atau kaya saat ini di Indonesia. Namun masih banyak sekali orang yang pendapatannya dibawah rata-rata.

2. Lapangan kerja yang tidak merata, kesempatan kerja yang kecil dan tingkat pendidikan yang rendah.

3. Kebutuhannya tidak tercukupi, tidak bisa mendapatkan pendidikan yang layak dan tidak bisa mendapatkan layanan kesehatan yg optimal

4. Harus meningkatkan mutu pendidikan, pemerataan lapangan kerja, bantuan pemerinah

5. Kalau pengangguran gak bisa mencukupi kebutuhan dan mendapatkan kualitas hidup yang baik. Karna pengangguran dan ekonomi dapat berpengaruh

6. Pemimpin yang mengerti betul tentang ekonomi, yang dapat memotivasi, dan bertanggung jawab dalam perekonomian indonesia.

7.Menurut saya Gita Wirjawan. Karna beliau berkompeten dalam bidang ekonomi.






Narasumber : Bp. Yulius Parinding ( 49th)
                        Pegawai Swasta

-          Tidak banyak mengalami peningkatan.
Penyebab :
·        Minimnya perekonomian global di dunia yang tidak banyak mempengaruhi ekonomi Indonesia
Daya saing barang eksport negara kita tidak maju dibandingkan dengan negara-negara lain seperti China, Jepang dan lainnya

-          Regulasi atau peraturan dari Pemerintah yang tumpang tindih atau terlalu berbelat-belit
-          SDM atau Sumber daya manusia yang belum memadai

-          Pendapatan per-kapita masyarakat rendah, sehingga kemampuan untuk membeli kebutuhan sehari-hari belum mencukupi.

-          Mengundang sebanyak mungkin investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia.
-          Pemerintah harus banyak mendorong ekspor barang dan jasa ke luar negri.

-          Pengusaha harus banyak membuka lapangan pekerjaan.
-          Meningkatkan mutu pendidikan.
Dibukanya program pelatihan ketenagakerjaan
-          Jika ekonomi meningkat dan kebutuhan masyarakat tercukupi atau tersedia, maka dengan otomatis pengangguran berkurang.
-          Singkat saja, Indonesia ini perlu pemimpin yang bijaksana dan yang dapat membasmi bersih Korupsi.




Reddi Rahmadilaga
Mahasiswa Jurusan Ekonomi dan Manajemen IPB

-Kedaan Ekonomi Indonesia menurut saya saat ini hanya terlihat baik di luarnya. Sedangkan dibaliknya terdapat banyak kerapuhan yang jika tidak segera diperbaiki bisa meruntuhkan sistem ekonomi.

-Tidak teraturnya sistem ekonomi. Semua orang ingin memonopli. 

-Dampak ekonomi yang rendah adalah tidak meratanya kesejahteraan. Di satu sisi rakyat kaya raya, di satu sisi rakyat melarat.

-Membuka lapangan pekerjaan padat karya yang dapat menyedot banyak tenaga kerja.

-Hubungannya sangat erat karena banyaknya pengangguran membuat laju ekonmi tidak berbanding lurus dengan kebutuhan masyarakat yang selalu tumbuh.

-Pemimpin yang tegas dan bertanggungjawab dalam menjalankan program-programnya.

-Joko Widodo



IV. Kesimpulan

Permasalahan di Indonesia terkait ekonomi dan pekerjaan memang cukup rumit. Hal tersebut diakui banyak rakyatnya. Oleh karena itu kita butuh pemimpin yang baik. Menurut hasil wawancara mereka adalah:

Joko WIdodo

Gita Wirjawan




Sunday, April 20, 2014

Human Life Domain 1

1.       Ekonomy and work

Fair trade: adalah system perdagangan berkelanjutan yang beursaha untuk membantu produsen yang terpinggirkan melalui system pembayran yang adil, kondisi tempat kerja yang layak, bantuan teknis, dan lain lain. Hal ini dilakukan agar menciptakan ekonomi yang berkelanjutan dan menjaga nilai nilai tradisional dari pasar lokal.
Sistem ekonomi: adalah suatu system dimana barang barang dan jasa diprosuksi, didistribusikan dan dikonsumsi.

Industrial Society:
·       
  
Kapitalisme: Sistem ekonomi dimana produksi barang atau jasa dikendalikan oleh pihak pribadi. 
Kapitalisme bertujuan untuk mencari keuntungan sebesar besarnya. Disini campur tangan pemerintah juga sangat minim (Laizzes-faire). Terjadinya monopoli.
·         
Sosialisme: Barang produksi dimiliki bersama.Sistem ekonomi diamana semuanya sama rata dan tidak ada yang lebih superior disbanding yang lain.
Kapitalisme di Cina:
Diprediksikan pada tahun 2020, Cina akan memimpin perekonomian dunia lewat kapitalisme.


2.       Worker Satisfaction:
Faktor yang memperngaruhi kepuasan pekerja:
·         Gaji yang lebih tinggi
·         Waktu bekerja yang lebih pendek
·         Hubungan positif antar pekerja


Deinsustrialisation: Proses penarikan investasi yang menyebar dan sistematis dari sebuah industry

Gambr 1.1
Offshoring: Mentrasfer tipe tipe pekerjaan kepada kontraktor asing.
·         Dapat membantu keefisienan dalam kerja perusahaan
·         Dapat meningkatkan kualitas produksi barang
·         Dapat merugikan pekerja lokal

3.       Power And Authority
Gambar 1.2
Power:
·         Kemampuan untuk mendahulukan keinginan diri sendiri dibandingkan keinginan orang lain
·         Sumber dari kekuatan dalam system politik adalah:
·         Force: tindakan langsung yang memaksa, koersi.
·         Influence: tindakan tidak langsung, bersifat persuasive.
·     


Authority:
·         
: suatu institusi yang diakui oleh masyarakat dimana institusi tersebut berdiri
·         Tradisional Authority: kekuatan yang sah yang diakui masyarakat melalui kebiasaan setempat.
Tipe pemerintahan: Monarki dan Oligarki
Monarki: bentuk pemerintahan yang dikepalai oleh satu anggota kerajaan.
Oligarki: bentuk pemerintahan dimana ada beberapa individual yang berkuasa.

Diktatorisme: suatu pemerintahan yang dikuasai oleh pemimpin yang memiliki kekuasaan absolute terhadap rakyatnya

Totalitarisme: keterlibatan dan pengawasan pemerintah dalam setiap hampir aspek kehidupan masyarakat.

Demokrasi: pemerintahan oleh rakyat. Rakyat memilih beberapa wakil rakyat untuk menyampaikan aspirasi mereka dan menjalankan pemerintahan.


Human Socialities

1. The Role of Socialization

Peran sosialisasi amatlah penting. Sosialisasi dapat berpengaruh dalam proses perkembangan manusia.

Self: adalah indetitas diri yang membedakan satu individu dengan individu lainnya.

Cooley: Looking Glass Self:

  • kita belajar tentang siapa diri kita dengan berinteraksi dengan orang lain.
  • pandangan mengenai diri kita dibentuk berdasarkan bagaimana kita mempersepsikan jati diri dan dari apa yang orang lihat dari diri kita.
  • self adalah sebuah produk dari hasil interaksi kita dengan orang lain.
Mead Stages of self:
  • Play Stage. Anak anak belajar melalui simbol simbol dan bermain peran.
  • Game stage. Anak anak usia 8-9 tahun sudah bisa menangani beberapa masalah dan hubungan interaksi sekaligus.
  • Preparatory stage: Anaka-anak meniru orang orang di sekitarnya.
Goffman: Presentation of the self:
Seseorang belajar untuk menyeseuaikan apa yang mereka tunjukan dari diri mereka tergantung siapa audiensnya.

2. The Life Course
Gambar 1.1
Kita menghadapai berbagai macam rintangan dalam alur kehidupan.

Anticipatory Socialization: Proses sosialisasi dimana seseorang belajar bagaimana cara menghadapi peran peran dan hubungan sosialisasi di masa depan.
Resocialisation: Proses dimana seseorang membuang pola sosialisasi yang terdahulu dan menyesuaikannya dengan yang baru.

3. Agents of Socialisation
·         Keluarga: tempat anak-ana belajar untuk pertama kalinya, dipengaruhi oleh budaya, memberikan dampak pada pembelajaran mengenai perbedaan peran gender.
Gambar 1.2
·       
  Sekolah: mengajarkan nilai, moral, norma dan kebiasaan dalam lingkungan yang lebih luas, mengelompokan anak-anak pada kelompok gender masing masing
·       
  Peer group: saat anak tumbuh dewasa, teman sebaya menegaskan teori Mead mengenai Significant Others yang dapa memberikan dampak pada proses sosialisasi anak anak.
·      
Gambar 1.3
   
    media and technology


4.Social Interaction and Reality

Status: mendefinisika posisi setiap individu dalam kelompok sosial yang lebih besar.
·       
  Ascribed Status: status yang dibawa sejak lahir.
·        
Achieved Status: status yang diterima karena pencapaian seseorang

Social Roles: ekspektasi yang diharapkan bagi seorang individu untuk penuhi.
·      
   Role strain: adanya harapan harapan yang bertentangan dalam satu peran yang sama. Misalnya dalam peran seorang anak sebagai siswa yang harus patuh pada aturan sekolah tapi juga diharapkan mengikuti peraturan yang dapat membuatnya diterima dalam kelompom sebaya.
·         Role exit: proses melepaskan diri dari sebuah peran demi menjalankan peran yang baru.
Socia networks and Technology:
·         Social networks: jaringan langsung dan tidak lansung yang menghubungkan orang yang satu dengan yang lain.
·         Networking: proses melibatkan diri dalam social networking. Skill ini sangat penting dalam mencari pekerjaan.

5. Stratifikasi

Sistem stratifikasi:
·       
  Perbudakan
·        
Castes: Penentuan strata yang biasanya diatur menurut ajaran agama. Aturan ini sudah tidak bisa diganggu gugat.
·      
Sistem estat: berhubungan dengan aturan sosial pada abad pertengahan.
·         Kelas sosial: kelas atas, kelas menengah ke atas, kelas menengah ke bawah, kelas pekerja, kelas bawah.


Refleksi: Manusia adalah individu yang akan selalu berinteraksi dengan individu lain disadari atau tidak disadari dan langsung atau tidak langsung semenjak ia lahir sampai mati. Manusia adalah bagian dari kelompok-kelompok yang di dalamnya memiliki berbagai macam peran yang masing masing memiliki kewajiban. Peran dan kewajiban tersebut harus dilakukan dengan sebaik mungkin agar terciptanya masyarakat yang teratur dan solid.

Sunday, April 6, 2014

Human Organizations: Groups, Families, Communities, Cities, and States

Group

Sekelompok orang yang memiliki norma-norma, nilai-nilai, dan tujuan yang sama yang saling berinteraksi.
  - Primary group: Kelompok kecil yang interaksi di dalamnya bersifat intim dan face to face.
- Secondary group: Kelompok formal yang memiliki sifat tidak pribadi dan keintimannya tidak tinggi.

In group and out group:
In group: kelompok yang kita rasa pantas untuk kita
Out group: kelompok yang kita rasa tidak pantas untuk kita

-Reference group: Kelompok yang dijadikan refrensi dalam mengukur dan mengevaluasi perilaku dan tindakan dari seseorang.

Small groups:
Dyad - kelompok yang beranggotakan dua orang
Triad - kelompok yang beranggotakan tiga orang
Groupthink: tekanan untuk berpikir menurut pemikiran yang lebih dominan di kelompok tersebut.



Organisasi formal dan birokrasi

Organisasi formal adalah sebuah kelompok yang didirikan untuk tujuan khusus dengan dan mencapainya dengan seefisien mungkin.

-Birokrasi: Birokrasi berasal dari kata bureaucracy (bahasa inggris bureau + cracy), diartikan sebagai suatu organisasi yang memiliki rantai komandodengan bentuk piramida, dimana lebih banyak orang berada ditingkat bawah dari pada tingkat atas, biasanya ditemui pada instansi yang sifatnya administratif maupun militer.
Pada rantai komando ini setiap posisi serta tanggung jawab kerjanya dideskripsikan dengan jelas dalam organigram. Organisasi ini pun memiliki aturan dan prosedur ketat sehingga cenderung kurang fleksibel. Ciri lainnya adalah biasanya terdapat banyak formulir yang harus dilengkapi dan pendelegasian wewenang harus dilakukan sesuai dengan hirarki kekuasaan. Ciri-ciri birokrasi: 
  • Jabatan administratif yang terorganisasi/tersusun secara hirarkis. (Administratice offices are organized hierarchically)
  • Setiap jabatan mempunyai wilayah kompetensinya sendiri (Each office has its own area of competence)
  • Pegawai negeri ditentukan, tidak dipilih, berdasarkan pada kualifikasi teknik yang ditunjukan dengan ijazah atau ujian. (Civil
cervants are appointed, not electe, on the basis of technical qualifications as determined by diplomas or examination)
  • Pegawai negeri menerima gaji tetap sesuai dengan pangkat atau kedudukannya. (Civil servants receive fixed salaries according
to rank)
  • Pekerjaan merupakan karir yang terbatas, atau pada pokoknya, pekerjaannya sebagai pegawai negeri. (The job is a career and the sole, or at least primary, employment of the civil servant)
  • Para pejabat tidak memiliki kantor sendiri. (The official does not own his or her office)
  • Para pejabat sebagai subjek untuk mengontrol dan mendisiplinkan. (the official is subject to control and discipline)
  • Promosi didasarkan pada pertimbangan kemampuan yang melebihi rata-rata. (Promotion is based on superiors judgement)

Gambar 1.1

Postmodern Job

-Tellecomuters:
Telecommuting atau Telework adalah model atau perjanjian kerja di mana karyawan memperoleh fleksibilitas bekerja dalam hal tempat dan waktu kerja dengan bantuan teknologi telekomunikasi. Jumlah telekomuter pada tahun 1994 berjumlah 8.5 juta melonjak menjadi 40 juta pada tahun 2008.

Gambar 1.2

Keluarga

Keluarga adalah sekelompok orang yang memiliki ikatan darah, terikat oleh perkawinan, hubungan dua pihak, atau adopsi. Keluarga memiliki tanggungjawab bersama untuk saling menyayangi anggota sosial.

Nuclear Family: Keluarga inti yang terdiri dari orangtua dan anak-anaknya.
Extended family: Keluarga dimana kerabat kerabat jauh seperti kakek nenek dan sepupu tinggal dalam satu rumah.

Poligami: keadaan dimana seseorang memiliki beberapa istri atau suami.
Pologini: pernikahan antara satu orang dengan beberapa istri.
Poliandri: pernikahan antara satu orang istri dengan beberapa suami

Gambar 1.3

Pola kekerabatan

Bilateral: kedudukan dua sisi dari orangtua dianggap setara.
Patrilineal: kekerabatan lebih condong ke keluarga dari si ayah
Matrilineal: kekerabatan conding ke sisi ibu.


Siapa yang lebih mendominasi dalam keluarga?

Patriarki: seorang ayah yang mendominasi keluarga
Matriarki: ibu yang memegang dominasi paling tinggi
Egalitarian family: keluarga yang dominasi antara ibu dan ayah atas keluarganya seimbang.





Sumber:

Diunduh pada tanggal 6 April 2014 dari http://id.wikipedia.org/wiki/Telecommuting
Diunduh pada tanggal 6 April 2014 dari http://id.wikipedia.org/wiki/Birokrasi






Wednesday, April 2, 2014

Reportase Kunjungan Ke Botani Square


Gambar 1.1


I. Penjual / Karyawan

Gambar 1.2
Nama: Dyah Prasmurti
Umur: 27 tahun 
Pekerjaan: Kasir
Prinsip hidup: Kerja keras akan selalu membuahkan hasil meski terasa berat.
Nilai keagamaan: Meminta pertolongan hanya kepada Allah SWT
Pengalaman baik: Menemukan kolega seperjuangan yang selalu saling bantu.
Pengalaman buruk: Pernah terpaksa harus mengganti uang kasir yang minus Rp 200.000,00

Gambar 1.3
Nama: Kevin Pertadima dan Michelle Oktarina
Pekerjaan: Barista
Nilai hidup: Keberanian, kejujuran, dan rasa percaya diri dalam menghadapi tantangan adalah kunci menuju hidup yang bahagia.
Nilai keagamaan: Selalu mensyukuri kenikmatan yang diberi Allawh SWT
Pengalaman baik: Beberapak kali melayani artis idola mereka yang datang ke kafe
Pengalaman buruk: Pernah beberapa kali menumpahkan susu ke meja counter dan terpaksa harus berkali kali melapnya sampai bersih.

Gambar 1.4
Nama: Irfan Ramadhan (yang paling kiri)
Pekerjaan: Book keeper
Nilai hidup: Suatu tujuan tak akan pernah tercapai jika tidak berani berambisi dan melakukan berbagai cara untuk mencapai tujuan tersebut. Meski sering dicemooh orang, yang menurutnya penting adalah kemashuran yang dirasakan diri pribadi.
Pengalaman baik: Selama bekerja, dia bisa menikmati buku-buku dengan gratis. Sehingga bisa menambah wawasannya. Hal tersebut juga membantunya menjadi pengajar Ekonomi di sebuah bimbingan belajar.
Pengalaman buruk: Pernah terpaksa harus lembur semalam suntuk untuk menyiapkan peluncuran buku terbaru dari J.K Rowling tapi hanya digaji normal.


Kesimpulan: Para karyawan di Botani Square adalah orang-orang yang penuh semangat dan dedikasi dalam pekerjaannya. Meski sering mereka menghadapi berbagai masalah, namun prinsip hidup mereja selalu membantu mereka untuk bertahan dan melalui masalah tersebut.



II. Pengunjung
Gambar 2.1
Nama: Ara, Abi, Dea, Defrina, Pandu, dan Siska.
Umur: 15-16 tahun
Alasan kedatangan: Mengunjungi Fun World kemudia nonton di XXI
Hal yang disukai dari mall ini: Letaknya dekat dengan sekolah. Jadi setelah penat belajar kami bisa bersenang-senang di sini
Frekuensi kedatangan: sekitar 2-3 kali dalam seminggu.

Gambar 2.2
Nama: Kinanda Putri
Umur: 19 tahun
Alasan kedatangan: Bertemu dengan beberpa teman SMA di J.Co
Hal yang disukai dari mall ini: Mallnya besar dan lengkap. Letaknya juga strategis dan transportasinya mudah karena ada di tengah kota Bogor.
Frekuensi kedatangan: sekitar 1x seminggu

Gambar 2.3
Nama: Bara Cornelius
Umur: 38 tahun
Alasan kedatangan: Belanja bulanan keperluan keluarga di Giant bersama anak dan istri
Hal yang disukai dari mall ini: Enak untuk belanja dan makan makan bersama keluarga. Produk yang dijual di Giant juga bersih dan terjamin kualitasnya.
Frekuensi kedatangan: sekitar 2x sebulan



Kesimpulan: Dari wawancara, saya menarik kesimpulan bahwa para alasan para pengunjung datanga ke mall ini adalah karena wilayahnya yang strategis dan kelengkapan yang ditawarkan mall ini.